
Badung kembali bersiap menggelar festival ogoh-ogoh yang akan berlangsung meriah di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah ogoh-ogoh Kungkang Siwa, yang kini dalam perjalanan menuju lokasi festival untuk mengikuti ajang lomba bergengsi tersebut.
Ogoh-ogoh Kungkang Siwa merupakan karya seni yang mencerminkan nilai spiritual dan mitologi Hindu. Patung raksasa ini menggambarkan Dewa Siwa duduk di atas kungkang (kura-kura raksasa), yang dalam ajaran Hindu melambangkan keseimbangan dan ketenangan dalam kehidupan.
Menurut salah satu panitia festival, ogoh-ogoh ini dibuat dengan teknik yang rumit dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk penyelesaiannya. “Kungkang Siwa bukan hanya karya seni biasa, tapi juga memiliki filosofi mendalam tentang keseimbangan alam dan kehidupan,” ujar seorang seniman yang terlibat dalam pembuatannya, Jumat (15/03/2025).
Festival ogoh-ogoh di Puspem Badung tahun ini diikuti oleh berbagai banjar dan komunitas seni dari seluruh wilayah Badung. Setiap peserta berusaha menampilkan ogoh-ogoh dengan desain yang unik dan bertenaga magis, sesuai dengan nilai-nilai Nyepi yang menjadi bagian dari tradisi umat Hindu di Bali.
Selain perlombaan, festival ini juga menjadi ajang kreativitas bagi para seniman muda dalam menampilkan keterampilan mereka dalam seni rupa, musik tradisional, dan tari. Dengan persiapan matang dan konsep yang kuat, ogoh-ogoh Kungkang Siwa diharapkan mampu bersaing dalam kompetisi yang penuh semangat ini.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyatakan bahwa festival ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga bentuk pelestarian budaya. “Kami ingin anak-anak muda tetap mencintai tradisi dan menjadikannya bagian dari kehidupan mereka. Festival ini adalah wujud nyata bagaimana seni dan budaya tetap hidup di tengah kemajuan zaman,” ujarnya.
Selama perjalanan menuju Puspem Badung, ogoh-ogoh Kungkang Siwa mendapat perhatian masyarakat. Banyak warga yang berkumpul di sepanjang jalan untuk melihat langsung prosesi pengangkutan ogoh-ogoh yang megah ini.
Dengan semangat gotong royong dan dedikasi tinggi dari para seniman serta dukungan masyarakat, festival ogoh-ogoh tahun ini diharapkan semakin memperkuat identitas budaya Bali dan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin melihat keunikan tradisi ini.
Sumber: instagram – @infobadung
