
Badung – Menjelang Hari Raya Nyepi, Ogoh-Ogoh dari berbagai banjar di Kabupaten Badung mulai berdatangan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Minggu (9/3/2025). Arak-arakan patung raksasa khas tradisi Bali ini menandai puncak persiapan Pengerupukan, yang akan digelar sehari sebelum perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1947.
Sejumlah pemuda terlihat sibuk mengangkut dan menata Ogoh-Ogoh di lokasi, memastikan setiap detail patung tersebut tetap terjaga. Ketua panitia Pengerupukan Badung, I Ketut Arya, mengatakan bahwa tahun ini ada lebih dari 30 Ogoh-Ogoh yang akan dipamerkan di Puspem Badung sebelum diarak keliling.
“Setiap banjar telah mempersiapkan Ogoh-Ogoh sejak berbulan-bulan lalu. Ini bukan hanya tentang kreativitas, tetapi juga bentuk persembahan dan simbol perlawanan terhadap sifat buruk,” ujar Arya.
Ogoh-Ogoh yang tiba di lokasi memiliki berbagai bentuk dan ukuran, menggambarkan Buta Kala atau roh jahat dalam ajaran Hindu. Beberapa di antaranya didesain dengan gerakan mekanik dan efek pencahayaan, menambah kesan dramatis saat diarak nanti.
Kepala Dinas Kebudayaan Badung, Ni Wayan Suryani, menegaskan bahwa panitia telah bekerja sama dengan aparat keamanan untuk memastikan acara berlangsung tertib dan kondusif. “Kami ingin memastikan bahwa tradisi ini bisa dinikmati oleh masyarakat tanpa ada gangguan, sehingga esensi perayaan Nyepi tetap terjaga,” katanya.
Selain parade, pemerintah daerah juga mengadakan lomba Ogoh-Ogoh dengan berbagai kategori, termasuk aspek seni, kreativitas, dan filosofi yang terkandung dalam setiap karya. Pemenang akan diumumkan setelah arak-arakan selesai.
Masyarakat terlihat antusias menyaksikan kedatangan Ogoh-Ogoh, dengan banyak yang mengabadikan momen tersebut melalui kamera ponsel. “Tiap tahun saya selalu menunggu momen ini. Ogoh-Ogoh semakin kreatif dan unik,” ujar Made Sudiana, warga asal Mengwi.
Puncak perayaan Pengerupukan akan berlangsung pada Selasa (11/3/2025) malam, di mana Ogoh-Ogoh akan diarak mengelilingi kota sebelum akhirnya dibakar sebagai simbol pemusnahan sifat buruk, menyambut hari suci Nyepi dengan kesucian dan kedamaian.
Sumber: instagram – @infobadung
